Kehilangan untuk Sementara

“Kita tidak pernah merasa bersyukur memiliki sesuatu, sampai kita kehilangannya…"

Pernah mendengar ungkapan itu? Kalau belum, tunggulah, sampai suatu saat Anda akan mengalaminya.

Saya tidak pernah merasa memiliki Mama yang begitu berharga dalam hidup, sampai beliau dipanggil Tuhan pada pagi hari menjelang pesta pernikahan saya di Surabaya.

Saya tidak pernah merasa memiliki isteri yang manis, penuh perhatian, dan amat membawa keberuntungan bernama Celi, sampai kini kami mesti terpisah enam minggu, antara Jakarta dan Australia..

Saya tidak pernah merasa memiliki handphone Nokia berisi ribuan nomer penting dan sms penuh makna, sampai kemarin kehilangan sehari, dan esoknya ketemu lagi…

Dear, brothers and sisters, syukurilah semua apa yang ada padamu, sebelum hal itu diambil dari genggaman Anda, baik untuk sementara, atau mungkin untuk selamanya…
















One Response to “Kehilangan untuk Sementara”

  1. setyo Says:

    dalam sekali..thx menguatkan jo..

Leave a Reply